Si cabe rawit, Daihatsu OFC

Daihatsu tetap mempertahankan sebagai pabrikan mobil yang konsisten mengembangkan city car. Mobil berdesain kompak, bermesin ringan namun bertenaga dan lincah di ruang terbatas. Yang sekarang diutamakan, irit bahan bakar.

Menyusul generasi Copen, Daihatsu lewat situs resminya www.daihatsu.com memperkenalkan OFC-1 Concept. Sedan sport mungil berjendela layar LCD. Untuk melihat pemandangan di kanan kiri mobil penumpang melihatnya via layar sentuh LCD.

Walaupun bermesin di bawah 700 cc, mobil ini diklaim lebih bertenaga dan kencang dibandingkan Copen. Dan lebih irit dalam konsumsi bahan bakar.

Satu liter bahan bakar mampu menempuh jarak hingga 21,7 km dengan mesin berkapasitas 660 cc intercooler turbocharger. Daihatsu mengklaim mesin ini mampu menghasilkan tanaga 52 HP pada 6.000 rpm, torsi 103 Nm pada 3.000 rpm. Bertransmisi otomatis sistem continously variable transmision (CVT) 7-speed.

Konsep dari OFC-1 adalah mobil sport terbuka. Daihatsu merencang secara khusus bagi penggila kecepatan dengan buaian angin. Atap dirancang cabriolet dan transparan dari bahan liquid crystal.

Atap bisa dibuka-tutup dalam waktu kurang dari sepuluh detik lewat sistem 3-piece electromotive. Sistem mampu mengatur penempatan atap secara cepat dan efektif pada bagasi.

Dimensi mobil panjang 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.290 mm. Jarak antarroda 2.230 mm, jarak pijak depan 1.300 mm, jarak pijak belakang 1.290 mm. Perlengkapan standar lainnya adalah 4 rem cakram, suspensi elektronik, stabilizers, dan ban berukuran 165/50 R17. Mobil dengan berat kosong 820 kg ini berpenumpang 2 orang.

Toyota iQ, The New Urban Vehicle

Toyota iQ meraih penghargaan sebagai Car Of The Year dalam ajang Japan Car Of The Year 2008 (JCOTY), Kamis, 13 November 2008. Menurut informasi yang dilansir dari motorauthority, iQ mendapat penghargaan karena dinilai sebagai kendaraan kota yang paling efektif, efisien dan tidak memerlukan ruang yang besar. iQ disebut sebagai The New Urban Vehicle.

Kabinnya dapat menampung 3-4 penumpang, iQ dibekali dapur pacu 1.0 liter bensin serta bertransmisi otomatis lima tingkat kecepatan.

Meski mungil, mobil ini sudah dilengkapi sembilan titik airbag. Yang dibagi di depan, samping serta sandaran kepala seluruh penumpangnya. Selain itu juga telah menggunakan pelek racing ukuran 15 yang dilengkapi electronic brake distribution (EBD) dan brake assist (BA).

Makanya tak heran jika si mungil ini mendapat bintang lima dari organisasi yang mengontrol sistem keselamatan kendaraan, New Car Assessment Programme (NCAP). Di Inggris, mobil ini ditawarkan mulai harga 9,5 ribu Euro. Sedangkan di Amerika Serikat seharga USD12,2 ribu.

yaris yg ramah lingkungan segera dibuat

Lagi, satu terobosan teknologi baru dilakukan oleh Toyota. Dikabarkan bahwa Toyota Motor Corp akan membuat model Yaris versi hybrid. Mobil ini sudah dibuat prototipenya pada perhelatan Speciality Equipment Market Association (SEMA) di Las Vegas.

Seperti yang dilansir dari Auto Car, pekan lalu, Yaris hybrid menggunakan kombinasi bahan bakar compressed natural gas (CNG) dan motor listrik. Selain itu, ada sentuhan baru pada mobil ramah lingkungan ini. Antara lain pembuatan desain pintu model suicide.

Tampilan mobil ini dilebur campuran warna hijau dengan aksen metallik dan warna perunggu. Selain itu bentuk grille, body kit, front and rear spoiler pun ikut berubah, yang merupakan hasil racikan MV Designz.

Begitu pula dengan desain velg. Masih dari MV Designz yang memakai kode DPE S5, velg sebesar 19 inch tersebut sengaja dibuat belang. Depan ukuran 19×9, sedang belakang 19×11. Ban yang digunakan Nitto Invo Tires, 235/35-19 dan 275/30-19.

Suspensi dipercayakan dari keluaran Tanabe Lowering Springs. Sementara audio yang digunakan dari Pioneer yang bisa terkoneksi dengan perangkat iPod.

Toyota Sponsori IEEE Medal

Toyota Motor Corp. akan menjadi sponsor penghargaan IEEE Medal for Environmental and Safety Technologies, award terbaru IEEE.

Penghargaan ini diberikan kepada individu atau kelompok dengan pencapaian luarbiasa dalam aplikasi teknologi yang berkaitan dengan perbaikan lingkungan dan/atau keselamatan masyarakat, seperti diumumkan IEEE Foundation.

Toyota memang telah menjadi sponsor IEEE Medal setiap tahun mulai tahun 2010 hingga 2019. Untuk memujudkan hal itu, Toyota mendonasikan $ 300.000.

“Salah satu core values Toyota Motor Corp. adalah memfokuskan kegiatan riset dan pengembangan kami di teknologi keselamatan dan konservasi lingkungan. Filosofi ini mendorong kami bekerjasama dengan IEEE, asosiasi profesional teknis terbesar di dunia, untuk menciptakan Medal for Environmental and Safety Technologies dan memberikan pengakuan pada individual atau organisasi yang membuat perbedaan secara global,” tutur jurubicara Toyota.

Kriteria penerima award adalah mereka yang memberi kontribusi signifikan terhadap masyarakat, melahirkan disain-disain inovatif, pengembangan atau aplikasi engineering, dan kontribusi terhadap profesi keteknikan. Penghargaan ini terbuka luas untuk profesional yang berkecimpung di elektronik, sistem transportasi cerdas, komunikasi nirkabel, kontrol jaringan sensor, kontrol dan otomatisasi, komputer dan pengolahan sinyal.

Setiap penerima IEEE Medal for Environmental and Safety Technologies akan menerima medali emas, replika perunggu, sertifikat dan hadiah berupa uang. Jika pemenangnya kelompok (maksimal tiga orang) uang akan dibagi rata.

“Ini kerjasama yang menyenangkan. Kami merasa tersanjung bermitra dengan Toyota menghadirkan penghargaan ini ke tingkat dunia sebagai peluang untuk memberikan pengakuan terhadap kontribusi luarbiasa di teknologi-teknologi yang berkaitan dengan lingkungan dan keselamatan,” kata Lew Terman, President IEEE.

Lew sendiri berharap IEEE Medal for Environmental and Safety Technologies akan menginspirasi individu dan organisasi untuk mengembangkan teknologi-teknologi inovatif yang bermanfaat bagi kemanusiaan.

Toyota Motor Corp. bekerjasama dan berkonsultasi dengan Prof. Fumio Harashima, Prof. Hiroyuki Sakaki, dan Prof. Toshio Fukuda untuk melahirkan penghargaan itu.